Wajah Hukum Negeriku
Negeriku menangis, negeriku meringis
Saat duka tak lagi berselimut tipis
Saat resah sudah menjadi kian tragis
Saat hukum terporak porandakan miris
Di negeriku yang katanya demokratis
Ha-ha-ha Inilah wajah hukum negeriku,
Yang digerogoti liberal kapitalis
Yang dijajah oleh kaum borjuis
Diserang oleh kaum egaliter beringas
Inilah wajah hukum negeriku,
Penuh penindasan, kaya akan perampasan
Pada hak- hak kami yang tak punya kuasa
Sakit.....Perih.....
Kami, kami ingin berteriak,
Menyuarakan luka yang tak lagi terobati
Menyorakkan kekalutan yang kian meradang
Namun, pada siapa ?
Sementara telinga hukum tak lagi mendengar
Tatkala mulut hukum tak lagi dapat berucap
Dihadapan kekuasaan yang teramat kuat
Kami, kami ingin keluar dari sudut penuh gelap
Dari celah yang tak terlihat
Tapi, bagaimana ?
Sementara ketakutan melanda hebat
Meyaksikan badut- badut berdasi tertawa lepas
Di negeriku yang tak kunjung harmonis
Komentar
Posting Komentar